You Are Reading

0

KITA TAK PUNYA SAMA HATI

amirul imran Saturday, November 26, 2011 ,
AS-SALAM

kadang-kadang kita mungkin lupa,, bahwa dalam dunia ini bukan lah mengenai kita semata-mata,, tetapi juga mengenai dia,, kerna kita hidup bukan bersendirian,, tapi berkongsi dengan segenap insan... dan kadang-kadang kita juga mungkin lupa,, bahwa meskipun kita punya warna rambut atau warna anak mata yang sama,, tapi tidak mungkin sesekali kita punya hati yang sama... ada yang sehalus sutera,, ada yang serapuh kaca, ada yang secantik intan permata dan ada juga yang sekuat batu di pinggiran muara... 

sepanjang hidup kita ini,, mungkin akan pernah terjadi perbualan seperti ini..


si A : aku geram betul ngan si Ali tu,, aku gurau sket je,, tapi emo lebih-lebih... orang lain slumber je aku panggil kurus,, tapi dia,, aku panggil dia skali je 'kurus' tapi.......

setiap manusia punya sejarah diri sendiri.. dalam hal di atas,, mungkin Ali punya alasan tersendiri kenapa dia bergitu terasa dengan perkataan 'kurus' itu.. sebagai contoh,, munkin ayah Ali telah meninggal dunia akibat mengalami penyusutan berat badan yang melampau... siapa tahu bukan?? 

ingatlah,, KITA TAK MUNGKIN PUNYA HATI YANG SAMA.. mungkin orang lain boleh terima dengan gurauan kita,, tapi mungkin ada juga yang tidak mampu untuk menelan gurauan kita itu... maka berhati-hatilah dalam setiap bait kata yang dikeluarkan... 

dan kadang-kadang dialog ini juga mungkin berlaku;;

si B : ko kenapa nak marah aku lebih-lebih?? aku rasa apa yang aku buat tu,, bukan lah hal yang besar pun.. ko je yang memperbesar-besarkan hal tu...

ya,, di mata kita mungkin hal itu hanya remeh temeh dan tidak perlu diperbesar-besar kan... namun,, pernahkah terlintas di pemikiran kita akan kenapa kawan kita itu menganggap hal itu bukan lah hal yang remeh temeh,, tetapi hal yang besar?? tidak pernah bukan?? ingatlah,, KITA TAK PUNYA HATI YANG SAMA.. mungkin kawan kita itu punya alasan akan kenapa dia menganggap hal itu besar.. oleh itu,, letaklah keegoan mu itu ketepi,, dan tanyalah terlebih dahulu pada si dia akan perkara itu.. 

walau usia ku baru mengjangkau angka 20,, namun ku dapat perhatikan bahwa kawan yang memperbesar-besarkan hal yang remeh temeh adalah seorang kawan yang baik dan setia.. bagi mereka ini,, hal itu bukanlah sesuatu yang remeh temeh kerna mereka tidak menyangka kawan yang mereka sayangi itu sanggup buat perkara tersebut... percayalah... 

dalam hidup kita ini,, pasti tak akan terlepas untuk bermasam muka dengan kawan.. maka seandainya perkara ini berlaku,, tidak salah untuk kita memohon maaf padanya terlebih dahulu kerna orang yang paling mulia antara dua insan yang bergaduh ialah orang yang meminta maaf terlebih dahulu....


Rasulullah SAW bersabda; "barang siapa yang beriman kepada Allah dah hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dah hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya". (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)


bersama-samalah kita jauhi diri dari golongan yang disebut baginda;


Daripada Abu Darda' RA, Rasulullah SAW telah bersabda; " Bukanlah (golongan ini) daripada orang-orang yang beriman yang sempurnya imanya iaitu orang yang suka mengecam, suka melaknat, suka bercakap kufur dan suka mencarut" (Hadis riwayat at-Tirmizi)




sekian~~ btw,, jom support kempem hentikan hisap rokok dengan tekan click ini..

0 kata-kata manis:

 
Copyright 2010 . .